Rabu, 28 Juli 2010

sekali untuk selamanya 7 a

1 hari

1 minggu

1 biulan

hati ini hampa tanpa cinta,hati ini serasa kosong.
hingga penggantian kelas.........hubungan gantung antara aku dan diA berjalan seiring waktu mengalir.
jujur aku sangat mengharap kan cinta nya untukku,tapi demi kebahagiaan nya aku rela mengorban kan perasaan itu.
season kelas dua pun mulai,
oh tuhan......................dia satu kelas lagi dengan ku,bagai mana mungkin aku dapat melupakan nya
aku hanya lelaki apa adanya yang hanya punya satu hati dan rasa nya cinta ini telah termiliki oleh dia,tak mungkin lagi aku semudah apa pun jatuh cinta lagi.Rasa cinta itu tulus hanya untuk dia.bagiku setahun pun terasa begitu menyiksa untuk melupakanya apalagi tuk berhenti mencintai dia.
tak ada cara lain,aku harus berpura pura tidak mencintai nya lagi walaupun hati imi sakit sekali.
aku tak perduli lagi dengan gaya ku,semuanya terasa hancur berantakan,jangan kan gaya dengan nilai mata pelajaran pun aku tak perduli kagi.hidup ini terasa suram,tadinya aku yang suka senyum,gembira tapi semuanya berubah kembali ke nol.rambut ku yang cacar kembali miring seperti tahun 80_an(kata guru biologi ku).
aku harus berhenti menahan sakit,aku harus melupakan nya walau perlahan.hari ke hari aku menjadi dewasa ternyata memang cinta takl harus memiliki.......................
tunggu dulu,
dari awal cerita aku hanya mencerita kan tentang perasaan ku padanya,bagai mana dengan sudut pandang perasaan cintanya padaku?
walau aku berusaha melupakanya,tapi aku sering ngobrol dengan teman2 ku tentang hubungan ini.
ya allah,ternyata dia memang cinta padaku...............
tapi mengapa ia masi tidak bisa brhenti berhubungan dengan laki2 lain?
tapi demi kebahagianya aku rela dan bahkan sangat rela melepaskan dia dari ikatan cinta ini tapi tidak dari hati ku yang paling dalam.
1 hari

1 minggu

1 bulan

semua waktu ber ganti,tapi tidak cintaku padanya.
tahun peregantian kelas berlalu,saat itu aku kelas 3, tapi sukurlah dia tidak sekelas dengan ku lagi.
bahkan dia dan aku sudah seperti berteman biasa(walau aku menghindari berjumpa dengan dia).
semester ke dua kontak dengan nya mulai terjalin kembali,ternyata dia sudah berpacaran dengan cowok satu kelas nya.
c
i
n
t
a
mengapa ia begitu rumit tak bisa aku kuasai,tak bisa aku pahami seperti pelajaran yang di berikan oleh guru mata pelajaran ku tuiap hari nya.
oh tuhan,aku masi mencintai nya walau pun aku tau dia milik orang lain,sahabat dekat ku sendiri.
aku mulai mendekati nya,aku cari kesempatan walau sedetik untuk berjumpa dengan nya.
aku beranikan diri bertanya tetang status nya saat ini,yang ia jawab hanya ucapan palsu yang memberi harapan.aku tak mau kehilangan lagi,aku rela wlau menjadi yang kesekian di hatinya.
malam itu aku sms dia dan ku curahkan isi hatiku padanya,deg..deg...deg...rasa malu,takut serasa bersatu di dada ini.
alhamdullillah dia menerima cintaku lagi dan meng akhiri cinta nya dengan orang lain.hari yan gelap menjadi terang menderang,empedu yang pahit tiba tiba menjadi manis serasa madu.ini lah cinta yang tak bisa di ungkap kan dengan selembar kertas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Coment kamu sangat berguna!